Data Indikator Kinerja Daerah Provinsi Sumatera Barat tahun 2016-2019
No INDIKATOR Sumber Data Kondisi Kinerja Awal RPJMD (2015) Tahun Kondisi Kinerja Pada Akhir RPJMD (2021)
2016 2017 2018 2019
T R T R T R T R
ASPEK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
1 Pertumbuhan Ekonomi (%) BPS 5,52 5,26 5,27 5,73 5,30 5,78 5,16 5,83 5,05 5,92
2 Inflasi (%) BPS 0,85 5,02 4,89 5 2,02 5 2,60 5 1,66 5-6
3 PDRB (ADHB) per kapita (Rp. Juta) BPS 34,53 37,21 37,28 39,95 40,19 42,7 42,84 45,44 45,28 50,93
4 Indeks Gini (Ratio) BPS 0,319 0,331 0,312 0,33 0,312 0,329 0,305 0,328 0,307 0,327
5 Penduduk Miskin (%) BPS 6,71 7,14 7,14 6,81 6,75 6,48 6,55 6,15 6,29 5,5
6 Tingkat pengangguran terbuka (%) BPS 6,89 5,09 5,09 6,46 5,58 6,25 5,55 6,03 5,33 5,6
7 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) BPS 69,98 70,73 70,73 70,84 71,24 71,27 71,73 71,7 72,39 72,56
8 a.   Rata-rata Lama Sekolah (Tahun) BPS 8,42 8,59 8,59 8,66 8,10 8,72 8,76 8,79 8,92 8,92
9 b.   Angka Harapan Hidup (Tahun) BPS 68,66 68,73 68,73 68,89 68,78 69,06 69,01 69,22 71,34 69,54
10 c.   Pengeluaran per Kapita (Ribu/Kapita/Tahun) BPS 9.804 10.126 10.126 10.238 10.306 10.351 10.638 10.463 10.925 10576
11 Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kemen.PPPA 94,74 94,68 94,42 94,76 94,16 94,84 94,17 94,92 94,09 95,08
12 Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) Kemen.PPPA 62,42 62,02 64,51 62,1 65,01 62,18 65,70 62,26 62,42
ASPEK PELAYANAN UMUM
LAYANAN URUSAN WAJIB
Urusan Pendidikan (berdasarkan data pokok pendidikan)
1 a.   APK PAUD/TK (%) Dinas Pendidikan 69,5 68,15 43,61 70,25 43,61 72,18 N/A 74,6 N/A 77,5
2 b.   APM SD/SDLB/MI/ Paket A (%) Dinas Pendidikan 95,72 99,58 95,72 99,59 93,69 99,6 89,13 99,61 88,25 100
3 c.   APM SMP/SMPLB/MTs/Paket B (%) Dinas Pendidikan 79,74 81,2 79,74 81,25 79,39 81,3 71,73 81,35 70,65 81,55
4 d.   APM SMA/SMALB/MA/Paket C (%) Dinas Pendidikan 66,74 73,15 66,74 73,2 72,45 73,25 71,53 73,25 71,67 73,35
5 e.   Angka Putus Sekolah (APS) SMA/MA/SMK (%) Dinas Pendidikan 0,72 0,81 - 0,78 0,77 0,73 0,2 0,68 0,58
6 f.    Angka Kelulusan SMA(%) Dinas Pendidikan 98,99 99.05 99.14 97.35 99.24 97.42 99.33 97.57 99,15 99,15
7 g. Angka Kelulusan SMK (%) Dinas Pendidikan 97,53 98.70 98.94 97.30 99.30 97.35 98.91 97.52 99,16 99,12
8 h. SMA/SMALB/SMK yang terakreditasi (%) Dinas Pendidikan 70,81 72,23 52,40 73,67 53,90 75,14 74,10 76,65 75,75 79,74
9 i.    Kompetensi tenaga pendidik (Guru SMA, SMK, PLB)(%) Dinas Pendidikan 54,68 59,93 63,62 65,18 65,18 70,43 68,74 75,68 78,02 86,18
10 j.    Kompetensi tenaga kependidikan (Kepala sekolah dan pengawas sekolah, laboran, pustakawan dan pegawai TU Sekolah)(%) Dinas Pendidikan N.A 16,67 17,82 19,17 19,17 22,05 21,78 25,35 50,65 38,56
Urusan Kesehatan
1 a.   Rumah sakit provinsi terakreditasi (rumah sakit) Dinkes N.A 1 RSAM - 4 RSAM, RSUD Solok, Pariaman RSJ RSAM, RSUD Solok, Pariaman RSJ 4 RSAM, RSUD Solok, Pariaman RSJ 4 RSAM, RSUD Solok, Pariaman RSJ 4 RSAM, RSUD Solok, Pariaman RSJ 4 RSAM, RSUD Solok, Pariaman RSJ 4 RSAM, RSUD Solok, Pariaman RSJ HB Saanin
2 b.   Kepesertaan sistem jaminan sosial nasional BPJS Kesehatan (%) Dinkes 66,2 73,96 73,96 81,72 70,56 89,48 80,10 100 80,76 100
3 c.    Persalinan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan (%) Dinkes 87 87 79,64 88 80,36 89 80,89 90 81,18 90
4 d.    Kunjungan neonatal (KN1) (%) Dinkes 76 76 84,35 87 85,99 88 85,48 89 85,21 90
5 e.    Prevalensi gizi kurang (berat badan/tinggi badan) Dinkes 4,8 4,8 8,90 4,7 10,10 4,65 11,30 4,6 6,22 4,5
6 f.     Sarana air minum yang dilakukan pengawasan (%) Dinkes 47,25 50 71,71 54 72,68 54 35,03 56 70,70 60
7 g.    Anak 0-11 bulan yang mendapat imunisasi dasar lengkap (%) Dinkes 74,1 91 78,30 91,5 81,30 92 74,20 92,5 78,90 94,5
8 h.    Jumlah Kabupaten/Kota dengan API (Annual Parasiet Indeks) Dinkes 17 18 18 18 18 18 18 19 18 19
9 i.      Kabupaten/kota dengan inciden rate DBD < 49 per 100.000 penduduk (%) Dinkes 42 42 15,79 64 47,70 66 63,16 68 57,89 72
10 j.      Jumlah puskesmas yang terakreditasi minimal 1 per kecamatan Dinkes 1 1 56 56 106 96 247 131 271 195
11 k.    Jumlah rumah sakit pemerintah yang terakreditasi minimal 1 per kabupaten/kota Dinkes 1 2 2 3 12 4 6 4 4 5
Urusan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
1 a.    Kemantapan jalan provinsi (%) Dinas PU PR 91,13 91,13* 70,14 71 71,05 72 72,58 73 73,015 75
2 b.    Rata-rata infrastruktur Indeks kinerja irigasi Dinas PSDA 67,01 67,3 67,31 67,6 67,60 67,9 67,90 68,2 67,69 68,8
3 c.    Rumah tangga bersanitasi(%) Dinas PU PR 72 72 - 73 75,88 75 75,19 78 79,78 80
4 d.    Rasio TPS per satuan penduduk 75,7 75,8 - 76,1 - 76,6 - 77 - 77,9
5 e.   Kesesuaian rencana pembangunan dengan rencana tata ruang (%) Dinas PU PR 78 79 80 80.5 84 82 84 83 84 86
6 f. Cakupan Air Minum Dinas PUPR 68 69 72,32 70 75,83 75 76,04 80 78,65 86
Urusan Perumahan dan Kawasan Permukiman
1 a.    Rasio rumah layak huni Dinas Perkimtan 0,45 0,45* 0.86 0,47 0,87 0,49 0,87 0,5 0,88 0,52
2 b.    Rumah tangga pengguna listrik (PLN+non PLN) (%) Dinas ESDM 83,2 84,54 86,42 96,6 89,41 97,1 98,83 98 95,82 99,5
3 c.    Rasio permukiman layak huni Dinas Perkimtan 31,15 31,15* 32,89 33,8 33,17 34,7 33,55 35,5 34,02 37,7
4 d.    Penurunan kawasan kumuh (% akumulasi) Dinas Perkimtan 16,5 15,5 14,76 15 14,48 14,5 14,10 13,5 13,63 11,5
Urusan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat
1 a.   Indeks demokrasi Indonesia (IDI) di Sumatera Barat BPS 67,46 65,22 54,41 65,84 69,50 66,46 67,02 67,07 67,02 (2018) 68,31
2 b.   Lokasi rawan bencana yang siap menghadapi bencana (%) 50 51 51 52 52 53 53 54 54 56
3 c.   Kejadian bencana yang bisa ditangani sesuai standar kapasitas penanggulangan bencana (%) 70 71 71 72 72 73 73 74 74 76
Urusan Sosial
1 a. Peningkatan pelayanan PMKS (%) 16,99 16,99 1,10 16,99 1,40 16,99 2,62 16,99 4,06 16,99
Urusan Ketenagakerjaan
1 a. Tingkat patisipasi angkatan kerja (%) BPS 64,56 67,08 67,08 64,8 66,29 64,92 66,26 65,04 67,51 65,28
Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
1 a.    Jumlah kabupaten/kota layak anak Kemen PPPA 6 7 6 8 9 9 9 10 14 12
2 b.    Keterwakilan politik perempuan di lembaga parlemen(%) Dinas PPPA 10,77 10,77 10,77 10,77 10,77 10,77 10,77 10,77 6,15 10,77
3 c.   Rasio perempuan korban kekerasan per 100,000 penduduk (usia 18 tahun keatas) Dinas PPPA 50 49 27 48 36 47 29 46 18 44
4 d.   Rasio anak yang memerlukan perlindungan khusus per 100,000 anak (usia kandungan – 18 tahun) 394 392 331 390 380 388 609 386 427 382
Urusan Pangan
1 a.    Ketersediaan pangan utama (ton beras ) 1.433.975 1.495.356 1.495.356 1.512.953 1.512.955 1.530.178 1.530.180 1.546.987 825.479 1.578.984
2 b.    Penguatan cadangan pangan (ton) 50 22 22 100 100 100 100 100 210 675,58
3 c.    Penanganan daerah rawan pangan (%) 32 (nagari/desa) 0 20 20 20 40 40 60 60 100
4 d.    Ketersediaan Pangan (Kkal/kapita/th) 275,96 284,25 284,25 284,31 284,31 284,31 284,31 284,31 151,71 284,31
5 e.    Skor Pola Pangan Harapan(%) 83,8 84,3 85 84,6 86,3 85,2 89,3 85,8 86 87
Urusan Lingkungan Hidup
1 a.    Indek Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Dinas LH 73,49 70,18 70,18 69,75 76,67 69,63 76,70 69,51 77,08 69,43
2 b.    Indek Kualitas Air (IKA) Dinas LH 73,18 65,4 65,40 65,46 75,69 65,63 77,29 65,65 77,67 65,98
3 c.    Indeks Kualitas Udara (IKU) Dinas LH 88,5 82,9 82,90 82,9 89,87 82,9 88,37 83,05 89,45 83,58
4 d.    Indek Tutupan Hutan (ITH) Dinas Kehutanan 63,55 63,65 64,22 63,11 62,94 62,69 63,69 62,27 64,33 61,41
Urusan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
1 a.    Contraceptive prevalence rate CPR (Prevalensi pemakaian alat kontrasepsi) (%) 51,3 52,5 - 53,9 60,10 55,4 69,59 57 70,48 60,2
2 b.    Unmet need (Kebutuhan ber KB) (%) 9,1 8,3 - 7,6 9,10 7 7,62 6,6 6,66 5,8
3 c.    LPP (Laju Pertumbuhan Penduduk) (%) 1,26 1,22 1,18 1,14 1,14 1,17 1,1 0,64 1,02
Urusan Perhubungan
1 a.    Jumlah arus penumpang angkutan umum (moda darat) 7.136.490 7.163.490 79.419.204 7.190.865 101.119.670 8.285.865 93.532.785 9.380.865 95.203.372 10183865
2 b.    Rasio angka kecelakaan lalulintas (jumlah kematian per 10.000 registrasi) 2,71 2,35 2,7 2,53 2,69 2,43 2,68 2,73 2,66
Urusan Komunikasi dan Informatika
1 a.  Perangkat daerah yang mengembangkan teknologi informasi (%) 100 N/A 100 30 100 100 100 100 100
2 b.  Tingkat pemanfaatan teknologi informasi pada perangkat daerah (%) 50 N/A 70 22 80 98 90 98 100
Urusan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah
1 a.  Pertumbuhan volume usaha koperasi sektor riil (%) Dinas Koperasi 1,5 1,5 1,52 3 3,12 4,5 4,50 6 7,90 9
2 b.  Jumlah produk UMKM yang terstandarisasi (unit) Dinas Koperasi 40 40 55 140 150 240 255 340 310 540
3 c.  Peningkatan usaha kecil binaan menjadi usaha menengah Dinas Koperasi 1,5 1,5 0,56 3 1,15 5 1,63 6 1,72 9
4 d.  Pertumbuhan volume usaha simpan pinjam koperasi Dinas Koperasi 1,2 1,2 0,95 2 2,49 4 6,20 5 8,80 7
5 e.  Pertumbuhan permodalan simpan pinjam koperasi Dinas Koperasi 1,3 1,3 5,11 3 6,01 4 6,25 5 9,60 8
Urusan Penanaman Modal
1 a.  Jumlah nilai investasi (PMA) (US$ ribu) 39.754,32 79.268,1 79.268,10 48.102,73 194.425,20 52.913 180.799,70 58.204,3 157.113,90 70.427,2
2 b.  Jumlah nilai investasi (PMDN) (Rp juta) 3.185.075,82 3.795.575,5 3.795.575,50 3.379.046,94 1.516.964,60 3.480.418,35 2.309.449,60 3.584.830,9 3.026.645,80 3.803.147,10
3 c.  Indeks kepuasan masyarakat (rasio) 3,16 3,18 3,18 3,3 3,23 3,4 3,27 3,5 3,27 3,7
4 d.  Perizinan tepat waktu (%) % 50 76,29 76,29 80 80,04 90 84,10 90 82,51 100
Urusan Kepemudaan dan Olah Raga
1 a.  Jumlah wirausaha muda baru NA 38 30 40 50 45 240 50 376 60
2 b.  Organisasi kepemudaan yang aktif (%) 10 12 63 14 62 16 66 18 40 23
Urusan Kebudayaan
1 a.  Peningkatan jumlah warisan budaya tak benda (intagible) yang ditetapkan oleh pemerintah (%) 5 10 80 15 6 20 5 25 65 30
2 b.  Peningkatan jumlah warisan budaya benda (tangible) yang ditetapkan pemerintah (%) NA NA 0 10 0 15 0 20 0 25
Urusan Perpustakaan
1 a.  Peningkatan jumlah kunjungan perpustakaan (rata-rata) 56.000 57.000 86.189 58.000 103.463 59.000 127.220 60.000 152.864 62.000
2 b.  Peningkatan jumlah koleksi buku yang tersedia di perpustakaan provinsi (eksemplar) N/A 13.000 13.000 13.000 13.000 13.000 12.906 13.000 330 13.000
Urusan Kearsipan
1 a. Tertib arsip (jumlah perangkat daerah) SKPD 2 13 2 7 2 7 4 7 11 8
LAYANAN URUSAN PILIHAN
Urusan Kelautan dan Perikanan
1 a.   Produksi perikanan tangkap (ton) 217.027,9 217.950,1 218.082,80 220.586,80 222.604,40 223.256,40 223.445 225.957,10 226.253,0* 231.458,60
2 b.   Produksi perikanan budidaya (ton) 286.711,58 318.249,85 269.837,92 354.084,79 266.991,30 398.444,21 270.440,87 444.265,29 284.320,0* 556.489,11
3 c.   Peningkatan Produksi budidaya laut (ton) 218,3 220 310,24 224 233,20 228 233,20 233 233,00* 242
4 d.   Tingkat konsumsi ikan (kg/kapita) 34,16 35,16 36.42 35,58 38.21 36 38.97 36,43 40.25 37,35
Urusan Pariwisata
1 a.   Peningkatan Wisatawan Nusantara (% akumulasi) 6.973.678 5 5,30 10 11,62 15 15,76 20 17,14 30
2 b.   Peningkatan Kunjungan Wisatawan Mancanegara (% akumulasi) 78.274 7,5 7,54 15 13,99 22,5 10,48 30 31,94 44,5
Urusan Pertanian
1 a.   Produksi Padi (Ton) 2.550.609 2.606.640 2.503.452 2.700.000 2.824.509 2.769.779 2.993.751,7 2.832.653 2.907.532,00 * 2.964.164
2 b.   Produksi Jagung (ton) 602.549 650.000 711.532 700.000 985.847 826.024 993.161,2 902.431 927.308,00 * 1.105.768
3 c.   Produksi Cabe (ton) 63.401,7 65.322 68.223,9 66.630 95.489,4 67.970 106.061 69.330 149.849 70.715
4 d.   Produksi Manggis (ton) 13.000 13.450 23.288,9 15.910 34.422 16.391 23.303 16.883 58.562 17.389
5 e.   Produksi Kakao (ton) 85.095 85.095 66.916,8 86.797 58.593,8 87.648 58.605,2 88.499 58.680 89.350
6 f.    Produksi Karet (ton) 152.526 15.405.126 163.800 1.555.765 156.476,34 15.710.178 186.197,5 158.627 186.393 160.152
7 g.   Produksi Kopi (ton) 18.452 18.525 28.456 18.599 17.552,5 18.673 18.452 18.747 21.823 100
8 h.   Produksi Kelapa Sawit (Ton) 1.152.000 1.163.000 1.205.301 1.164.000 1.184.259 1.164.000 1.269.926 1.164.000 1.278.245 1.167.000
9 i.     Produksi daging (ton) Disnak Keswan 63.565 64.341 63.956,97 65.301 64.678,18 66.354 67.880,15 67.509 69.109,98 70.223
10 j.     Produksi Telur (ton) Disnak Keswan 78.023 78.563 74.592,69 79.320 79.885,14 80.220 91.100,08 81.298 92.868,33 84.297
11 k.   Produksi perikanan (ton) DKP 504.002,51 536.199,95 487.919,92 574.671,59 478.522 617.352,27 493.885,87 665.374,55 781.875,27
12 l. Kawasan Sentra Produksi (Unit) 119 121 121 125 125 128 127 138 138 154
13 1. Pertanian (Tanaman Pangan dan Hortikultura) DinasTnm Pangan Hortibun 60 60 60 60 60 60 60 65 90 75
14 2. Perkebunan DinasTnm Pangan Hortibun 30 32 34 34 34 36 34 38 40 40
15 3.  Peternakan Disnak Keswan 14 14 16 18 20 24
16 4.  Perikanan DKP 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
17 m. Kawasan Agribisnis (Unit) 6 6 2 12 6 14 6 14 6 16
18 1.    Pertanian (Tanaman Pangan dan Hortikultura) 0 0 2 3 3 3 3 3 5 3
19 2.    Perkebunan 1 1 1 2 2 3 2 3 3 4
20 3.   Peternakan 0 0 1 1 1 1
21 4.   Perikanan/Minapolitan 5 5 6 7 7 8
22 n.  Jumlah Nagari Benih/bibit (Nagari) 61 66 66 73 65 79 71 83 75 92
23 1.    Pertanian (Tanaman Pangan dan Hortikultura) 60 64 66 68 71 72 78 76 78 84
24 2.    Perikanan 1 2 5 7 7 8
25 o.  Nilai sektor pertanian dalam PDRB 24,84 23,54 24,06 23,25 23,61 22,95 23,18 22,65 22,17 22,04
26 Peningkatan kelas kelompok tani/pelaku utama (kelompok lanjut) 3.051 3.151 3.251 3.351 3.451 3.651
Urusan Kehutanan
1 a.   Penurunan luas lahan kritis (Ha/Th) (%) 23,44 0,18 0,18 0,43 0,43 1,09 1,10 2 2,13 2,26
2 b.   Kontribusi sektor kehutanan terhadap PDRB BPS 1,35 1,28 1,50 1,25 1,34 1,22 1,35 1,19 1,35 1,11
3 c.   Penurunan Laju Kerusakan hutan (%) Dishut 0,4 4,21 0 4,15 9,92 4,08 19,22 4,02 12,45 3,89
4 d.   Penurunan jumlah titik panas (hotspot) dari rerata angka periode tahun sebelumnya (%) Dishut 5 82,82 10 88,21 15 86,32 20 88,68 30
Urusan Energi dan Sumberdaya Mineral
1 a.    Pertambangan tanpa izin (%) 5 4,88 4,5 4,18 4,7 3,47 4,5 2,85 4,5 1,86
2 b.    Rasio elektrifikasi 83,38 85 86,42 88 89,41 93.63 93,83 99.17 95,82 99.75
3 c.    Kontribusi sektor pertambangan terhadap PDRB 4,86 4,92 4,53 5,07 4,27 5,2 4,27 5,29 4,19 5,5
4 d.    Pemanfaatan EBT terhadap potensi EBT (%) 12,33 13,90 12,84 15,50 14,46 16,80 16,88 22,50 23,32
Urusan Perdagangan
1 a.    Nilai sektor perdagangan dalam PDRB (Rp.triliun) BPS 14,68 15,53 29,20 15,9 31,89 16,29 35,30 16,85 38,93 18,35
2 b.   Peningkatan nilai ekspor -17 1,5 -2,28 1 19,77 2 -22,05 2 -16,24 2,5
3 c.    Nilai impor (US$ jt) BPS 632,79 642,8 345,20 655,65 446,28 668,76 546,34 674,13 438,20 701,36
4 d. Persentase produk dan jasa yang diawasi sesuai dengan ketentuan 7,4 4,57 72,60 8,33 76,72 8,33 65,77 8,33 71,37 8,33
5 e. - Peningkatan omset pasar rakyat 3 5,5 4,28 6 6,15 6,3 6,15 - - -
6 - Peningkatan omset perdagangan - - - - - - - 6,5 6,65 7
7 f. Jumlah kasus sengketa konsumen yang diselesaikan (kasus) 275 125 275 64 275 34 275 103 275
Urusan Perindustrian
1 a.   Kontribusi sektor industri pengolahan terhadap PDRB (%) BPS 10,97 11,19 10,11 11,42 9,71 11,65 9,10 11,87 8,37 12,33
2 b.  Jumlah IKM yang di fasilitasi sertifikasi standarisasi produk industri Dinas Perindag 70 85 130 85 78 90 106 - - -
3 - Jumlah IKM yang mendapatkan fasilitasi sertifikasi, standarisasi dan peningkatan kualitas kemasan produk industri Dinas Perindag - - - - - - - 10 130 125
4 c.   Jumlah IKM yang mendapat pelatihan dan pembinaan 648 652 672 672 626 675 760 - - -
5 - Jumlah sentra industri yang dikembangkan - - - - - - 8 10 15
6 - Peningkatan volume produksi melalui penggunaan teknologi tepat guna dan hilirisasi produk industri - - - - - - 4 3,75 6,25
FUNGSI PENUNJANG
Perencanaan
1 a.  Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah yang ditetapkan tepat waktu 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100
2 b.  Evaluasi dokumen perencanaan daerah (%) 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100
Penelitiandan Pengembangan
1 Penguatan sistem inovasi daerah (%) 50 65 75 80 85 95
Keuangan
1 Pendapatan Asli Daerah (Rp. Juta) 1.754.687 1.894.690 1.964.148 2.039.474 2.134.010 2.199.120 2.275.082 2.376.894 1.872.933 2.779.096
Fungsi Lainnya
1 a.  Asset yang dikelola dengan baik (%) 75 80 85 85 90 95
2 b.  Tingkat kematangan implementasi SPIP (Sistem Pengawasan Intern Pemerintah) (level 1-5) 1 2 2 2 3 2 3 3 3 3
3 c.  Opini BPK terhadap Laporan Keuangan WTP WTP WTP WTP WTP WTP WTP WTP WTP WTP
ASPEK DAYA SAING DAERAH
1 a.   Produktifitas total daerah (Rp, Jt) 74,84 80,54 85,12 89,97 95,08 106,23
2 b.   Nilai Tukar Petani (NTP) BPS 100,61 106,51 97,67 107,34 96,97 107,86 95,31 108,31 95,99 109,65
3 c.   Lama perijinan investasi (hari) 5 5 5 5 4 4